Posted by : Unknown
Selasa, 28 Mei 2013
Sejak zaman dahulu Indonesia terkenal kaya
akan rempah-rempah yang merupakan barang dagangan penting di Eropa. Pada saat
itu orang-orang Eropa membeli rempah-rempah dari Indonesia di kota-kota dagang
di sekitar Laut Tengah, terutama di Konstantinopel.
Pada tahun 1453 kota Konstantinopel
dikuasai oleh kerajaan Turki, kemudian Turki melarang bangsa-bangsa Eropa untuk
datang dan berdagang di Konstantinopel. Jatuhnya kota dagang
Konstantinopel ke tangan Turki akibat
perang Salib menyebabkan terputusnya hubungan perdagangan antara Eropa dengan
Asia Barat yang berakibat rempah-rempah
menjadi langka dan sulit di cari dipasaran Eropa. Kelangkaan rempah-rempah
inilah yang mendorong bangsa-bangsa Eropa berusaha mencari sumber utama
rempah-rempah yang ada di Indonesia.
Secara umum kedatangan
bangsa-bangsa Eropa ke Indonesia dilatarbelakangi oleh :
a. Jatuhnya Konstantinopel tahun 1453 ke tangan bangsa Turki.
b. Kemajuan ilmu dan teknologi.
b. Keinginan untuk membuktikan bahwa bumi itu
bulat
c. Adanya
buku Imago
Mundi yang menceritakan tentang perjalanan Marcopolo ke dunia timur yang
kaya akan rempah-rempah dan emas
d. Adanya semangat Reconquesta: semangat pembalasan
terhadap kekuasaan Islam.
e. Keinginan mencari daerah penghasil
rempah-rempah.
Kemudian menurut Perjanjian
Tordesillas (1493), antara Spanyol dan Portugis melakukan pelayaran.
Spanyol
mengambil rute barat, sedangkan Portugis mengambil rute timur.
Rute Spanyol : Samudra Atlantik, Amerika, Samudra Pasifik, Fhilipina, Kepulauan Maluku. Dipimpin oleh Ferdinand Magelheans dan Juan Sebastian de Alcano. Namun, ketika di Fhilipina terjadi perlawanan oleh masyarakat setempat, Ferdinand Magelheans terbunuh, hingga akhirnya
perjalanan Spanyol ke Maluku hanya di pimpin oleh de Alcano.
Rute Spanyol : Samudra Atlantik, Amerika, Samudra Pasifik, Fhilipina, Kepulauan Maluku. Dipimpin oleh Ferdinand Magelheans dan Juan Sebastian de Alcano. Namun, ketika di Fhilipina terjadi perlawanan oleh masyarakat setempat, Ferdinand Magelheans terbunuh, hingga akhirnya
perjalanan Spanyol ke Maluku hanya di pimpin oleh de Alcano.
Sedangkan Rute Portugis :
Tanjung Harapan-Afrika Selatan (1484) oleh Bartholomeus
Diaz, Calicut/Calcuta-India (1498) oleh Vasco
de Gama, Selat Malaka (1511) dan Kep. Maluku (1512) oleh Alfonso de Albuquerque.
1. Sebelum abad ke 18 ( Imperialisme Kuno )
Pada saat itu kedatangan bangsa Eropa di
dorong adanya semangat 3 G yaitu :
a. Gold (kekayaan ) mencari
logam mulia, emas dan rempah-rempah.
b. Gospel ( penyebaran agama Nasrani )
c. Glory ( kejayaan ) mencari daerah
jajahan sebanyak-banyakny
2. Setelah abad ke 18 ( Imperialisme Modern )
Imperialisme Modern mempunyai tujuan :
a. Mendapatkan bahan baku industrinya
b. Tempat / daerah pemasaran hasil industri
c. Mendapatkan tenaga kerja yang murah
d. Tempat menanamkan modal